Back

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata inovator?

Apakah seseorang yang melakukan inovasi terbaru, orang yang menciptakan sesuatu yang berbeda, atau orang yang memiliki kreativitas untuk menghasilkan karya-karya?

Pengertian di atas bisa saja benar, karena pada intinya inovator adalah orang yang menghasilkan, menciptakan, atau memperkenalkan suatu gagasan, metode, dan lainnya yang bersifat baru.

Anda pasti tidak asing dengan Mark Zuckerberg selaku pendiri dan CEO Facebook, Jeff Bezos sebagai CEO Amazon.com, atau Jack Ma sebagai pendiri sekaligus CEO Alibaba. Mereka adalah beberapa contoh dari banyaknya inovator dunia yang paling berpengaruh. Inovasi yang diciptakan oleh mereka memberikan banyak manfaat yang bisa kita rasakan hingga saat ini. Facebook menjadi media sosial yang berfungsi sebagai sarana komunikasi tanpa perlu takut terkendala oleh jarak dan waktu, sedangkan Amazon dan Alibaba menjadi e-commerce yang sangat bermanfaat di era digital ini.

Perbedaan Inovator dan Orang Biasa

Disebut inovator karena orang-orang di atas telah berjasa dalam menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi manusia. Untuk membuat inovasi tidaklah mudah karena harus mengorbankan banyak waktu, tenaga, pikiran, hingga biaya. Inilah perbedaan mendasar antara inovator dan orang biasa. Jika inovator adalah orang yang menciptakan gagasan, maka orang biasa bisa disebut sebagai orang yang menggunakan gagasan tersebut. Lantas, apa perbedaan inovator dan orang biasa lainnya? Berikut ulasannya:

1. Mereka Mengamati Apa yang Sudah Ada

Seorang inovator selalu mengamati suatu gagasan, barang, atau metode yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat. Mereka adalah pengamat yang handal, karena sambil mengamati mereka berpikir untuk mencari tahu apa yang masih kurang dan dapat dikembangkan dari inovasi yang telah ada. Mereka selalu mencari cara untuk membuat inovasi yang semakin memudahkan manusia dalam beraktivitas. Hal ini juga yang membuat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi karena mereka selalu mempertanyakan apa yang ada dan dilakukan oleh orang sekitar. “Mengapa harus begitu? Mengapa bisa begitu?” Pertanyaan-pertanyaan itulah yang selalu ada di kepala mereka ketika sedang mengamati apa yang ada di sekitarnya.

2. Terbuka Terhadap Ide dan Kemungkinan Baru

Sebagai seorang inovator, mereka selalu terbuka dengan ide dan kemungkinan-kemungkinan baru dan tidak terbatas pada apa yang biasa dilakukan. Apapun ide yang dicetuskannya tidak pernah dianggap sebagai suatu hal yang mustahil.

3. Berani Mengambil Risiko

Kita tahu bahwa setiap tindakan yang kita lakukan sehari-hari saja tidak jarang mengandung resiko, apalagi bagi seorang inovator. Seorang inovator adalah mereka yang berani mengambil risiko. Mereka siap dengan segala eksperimen beserta segala risikonya. Karena menurut mereka, keberhasilan sangat dipengaruhi oleh semangat yang tinggi. Keberanian dibutuhkan oleh seorang inovator karena akan menghindarkan mereka dari keterpurukan dan keputusasaan. Mereka akan berfikir positif dengan membayangkan kesuksesannya di masa depan hingga termotivasi untuk bekerja lebih giat dan tidak mudah putus asa.

4. Tidak Mudah Menyerah

Inovator adalah orang yang tidak mudah menyerah. Apapun hasilnya pasti akan mereka hadapi dan mereka terima. Kalau salah, maka mereka akan belajar lagi dan jika masih saja gagal, maka terus dicoba. Sifat gigih sudah melekat dalam diri inovator. Hambatan yang ada pada diri sendiri, kendala biaya atau material, hingga hambatan dari luar seperti lingkungan yang tidak mendukung, selalu mereka hadapi. Inovator tidak mudah menyerah karena ia yakin bahwa tindakannya adalah benar. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, manusia pasti akan menghadapi kesulitan dalam hidupnya. Masalah ini justru membuahkan sifat-sifat terbaik dalam diri seorang inovator dan memungkinkannya menjadi unggul. Selalu ada tanda-tanda kemenangan dalam raut wajahnya ketika berhasil mengalahkan kesulitan-kesulitan yang ada.

5. Inovator Mempunyai Visi

Berbeda dengan orang biasa, inovator bergerak atas dorongan gagasan yang berupa tujuan yang harus dicapai. Mereka teguh memegang visinya dan mencapainya tanpa ada keraguan dan ketakutan. Mereka sadar bahwa membuat suatu inovasi tidaklah mudah sehingga tanpa visi yang jelas tujuannya tidak akan tercapai.

Demikian ulasan mengenai perbedaan antara inovator dan orang biasa. Karakter-karakter di atas selalu dimiliki oleh seorang inovator. Inovasi apapun selalu diciptakan agar bisa digunakan oleh manusia sehingga membuat pekerjaannya lebih mudah. Apakah Anda termasuk inovator berikutnya? Jika iya, Anda harus memiliki karakter-karakter di atas. Semoga bermanfaat!

Post a Comment