Back

Sudah tidak diragukan lagi, popularitas startup kini semakin merebak dengan munculnya beragam lowongan pekerjaan yang dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan rintisan. Perangkat teknologi yang semakin canggih turut memberikan sinyal akan kemajuan industri startup. Bahkan, pemerintah juga turut mendorong gerakan 1.000 startup di tahun 2020 mendatang. Para pelaku startup pun perlu mengikuti perkembangan tren yang sedang terjadi dan berbagi pengalaman dengan startup lainnya guna kelangsungan daur hidup startup itu sendiri.

Para pelaku startup memang bisa bertemu dan berbagi pengalamannya kapan saja dan di mana saja, namun ada ajang dimana yang dibuat untuk mengumpulkan starup-startup untuk saling berdiskusi. Inilah yang dinamakan pameran startup. Selain menjadi ajang perkumpulan startup, pameran ini juga memiliki tujuan lain, yaitu memberikan edukasi startup kepada masyarakat sampai memperkenalkan produk dari suatu startup.

Ragam Pameran Startup yang Ada di Indonesia

Banyak sekali manfaat yang didapat dari pameran startup. Tidak hanya mendapat pengetahuan di bidang startup, tapi juga bisa menimbulkan hasrat untuk membangun startup. Di Indonesia sendiri, pameran startup banyak diselenggarakan. Ini dia beberapa pameran startup yang patut Anda simak:

1. Tech in Asia

Tech in Asia merupakan komunitas online pelaku startup di Asia. Tech in Asia juga rutin menggelar konferensi tahunan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan startup dan teknologi di Indonesia dan Asia. Tahun 2017 ini merupakan tahun keenam Tech in Asia menyelenggarakan konferensi untuk 5.000 peserta di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 1 dan 2 November lalu.

Terdapat lebih dari 300 startup dari berbagai kawasan di Indonesia dan Asia Tenggara yang memamerkan produknya di hadapan ribuan pengunjung. Konferensi ini menjadi ajang untuk mempertemukan pegiat startup, investor, pemerintah hingga para ahli di bidang teknologi. Hal tersebut tercermin dari berbagai macam produk yang ditawarkan seperti yang dilansir dari situs berita Merdeka.com.

Adapun berbagai agenda dari konferensi ini yaitu Bootstrap Alley, Roundtables, Speed Dating, Arena, Night Crawl. Bootstrap Alley merupakan pameran startup yang turut dimeriahkan oleh lebih dari 300 startup yang bergerak di berbagai industri. Roundtables menjadi sesi yang memfasilitasi peserta konferensi untuk lebih dekat dengan para ahli yang telah berpengalaman di bidang startup. Sedangkan Speed Dating merupakan sesi yang mempertemukan para startup dengan puluhan investor terkemuka. Arena sebagai puncak konferensi yang menghadirkan startup terbaik untuk melakukan pitching di depan peserta dan menjawab pertanyaan dari juri. Dan Night Crawl merupakan sesi networking khas dari Tech in Asia.

2. Indocomtech

Pameran startup berikutnya adalah Indocomtech, yang menjadi pameran tahunan teknologi informasi dan komunikasi. Pameran ini diselenggarakan oleh Yayasan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), PT Traya Eksibisi Internasional, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tahun 2017 ini, pameran Indocomtech digelar pada tanggal 1 hingga 5 November lalu di Jakarta Convention Center (JCC) seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Pameran Indocomtech menjadi ajang promosi dan jualan dari beragai perangkat gadget dan komputasi. Tidak hanya menjadi ajang promosi dan jualan, pameran ini juga memberikan tema khusus yang ditampilkan seperti VR Theme Park, mobile e-sports, cosplay, hingga perkumpulan komunitas-komunitas tertentu.

Seperti dilansir dari Kompas.com, ajang ini memberikan area khusus untuk produk B2B (Business to Business) yang dipamerkan di dalam I3Exo yang berada di Assembly Hall, JCC. Sebanyak 55 vendor pemilik merek, 75 pemilik merek aksesori, dan 5 merek e-commerce hadir dalam pameran tahunan ini. Pengunjung yang hadir di pameran ini juga dijanjikan dapat menjalin dan memperkuat jaringan bisnis di industri TIK Indonesia. Selain itu, dihadirkan pula workshop teknologi dan seminar untuk para startup dan perusahaan.

3. LocalStartupFest 2.0

Di tahun 2017, LocalStartupFest 2.0 menyelenggarakan 2 kali seminar, yaitu di bulan Februari dan Oktober sebagai ajang unjuk gigi para pelaku startup yang ingin memperkenalkan layanannya kepada masyarakat dan investor. Dilansir dari situs Okezone, CEO Local.co.id Sayed Muhammad, selaku penyelenggara acara, mengatakan, tujuan digelarnya acara ini ialah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai industri startup saat ini yang sudah memanfaatkan teknologi.

Sekitar 40 startup turut serta dalam pameran ini yang sebagian besarnya berasal dari Jakarta. Selain Jakarta, ada juga startup yang datang dari luar kota, seperti Surabaya dan Semarang. Selain memamerkan berbagai macam startup, LocalStartupFest 2.0 juga menggelar seminar dengan pembicara yang ahli di bidang startup dan pelaku bisnis, di antaranya Daniel Tumiwa (Supervisory Board Member idEA & Founder ADSvokat), Henky Prihatna (Country Industry Head Google Indonesia), Seon Yong Park – Amazon Web Services, Ken Ly (Cloud Architect Alibaba), Andy Zain (Managing Director Kejora Ventures), dan lain sebagainya.

4. Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE)

Pameran ini diselenggarakan oleh Indonesia E-Commerce Association (idEA) dan Dyandra Promosindo yang bertujuan untuk mengakomodir masyarakat dan para pelaku usaha yang memiliki ketertarikan dan ingin menggali lebih dalam lagi mengenai perkembangan e- commerce di Indonesia. Tahun 2017 ini, idEA diselenggarakan di Indonesia Convention & Exhibition (ICE), BSD, Tangerang pada tanggal 9-11 Mei silam dengan mengusung tema “Empowering the Digital Energy of Asia.”

Pameran yang didukung penuh Menteri Kominfo Rudiantara ini diharapkan mampu memberikan mengetahuan terkait era digital saat ini kepada masyarakat umum maupun pelaku e-commerce.

Dilansir dari Tribunnews, kegiatan ini memberikan gambaran mengenai kemajuan industri ekonomi digital di Indonesia dengan berbagai perangkat dan teknologi yang mendukungnya. Pameran ini juga membantu masyarakat untuk mewujudkan hidup yang lebih sejahtera melalui keterlibatan secara aktif di industri e-commerce serta diharapkan mampu membantu program pemerintah tentang teknologi dan ekonomi digital bagi pelaku UMKM.

Hadirnya perusahaan rintisan mampu mendongkrak perekonomian. Hal ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi pemilik usaha atau UMKM, untuk mempertimbangkan mendirikan startup. Terus berinovasi untuk mendapatkan peluang mengenai bisnis startup. Selain itu, Anda juga perlu untuk datang ke berbagai pameran startup untuk menggali lebih jauh lagi mengenai startup dan berkesempatan untuk mempelajari rahasia sukses dari startup yang sudah ada. Semoga bermanfaat!

Post a Comment