Back

Berbicara mengenai fashion, rasanya tidak ada habisnya. Bagi sebagian orang, fashion menjadi topik pembicaraan yang sangat penting, terlebih bagi mereka yang sangat memerhatikan penampilan. Fashion selalu berkembang setiap waktunya, bahkan di setiap pergantian tahun, pembicaraan mengenai tren fashion di tahun berikutnya sudah ramai dibicarakan.

Hal ini menjadikan bisnis fashion sangat menggiurkan karena perkembangannya yang cukup pesat. Fashion, utamanya pakaian, merupakan kebutuhan utama manusia, mulai dari pakaian sehari-hari, pakaian kerja, pakaian pesta dan jenis pakaian lainnya. Belum lagi aneka jenis sepatu, tas, hingga jam tangan. Bisa dikatakan, selagi masih ada manusia di muka bumi, maka bisnis fashion pun tidak ada matinya.

Bagaimana Memulai Bisnis Fashion dengan Brand Sendiri?

Bagi yang memiliki perhatian lebih atau hobi di bidang fashion, memiliki bisnis fashion memang patut dipertimbangkan. Terlebih jika memiliki keahlian mendesain dan merancang sebuah item fashion tertentu, tidak ada salahnya untuk memulai bisnis dengan brand sendiri.

Dengan menggunakan brand sendiri, bisnis ini bisa menjadi peluang dalam mendulang keuntungan karena model yang dikeluarkan tidak sama dengan yang ada di pasaran. Selain itu, pemiliknya pun akan terus terpacu untuk mengeluarkan ide yang unik dan berbeda untuk fashion-nya.

Lantas bagaimana memulai bisnis fashion dengan brand sendiri agar sukses? Berikut tipsnya:

1. Tentukan Jenisnya

Pertama-tama, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis fashion apa yang akan Anda buat. Apakah baju, sepatu, tas, dan lain sebagainya. Jika sudah menentukan salah satu jenisnya, Anda bisa memfokuskannya lagi. Jika Anda ingin berbisnis fashion berupa pakaian, tentukan lagi jenis pakaian seperti apa yang akan Anda buat. Apakah busana muslim, pakaian anak, pakaian yang bisa digunakan kemana saja, dan lain sebagainya. Tentunya, Anda juga bisa mengkombinasikan itu semua.

2. Tentukan Konsep Brand

Setelah Anda sudah tahu jenis fashion yang ingin digeluti, saatnya Anda menentukan konsep brand yang akan diusung. Jika ingin memulai bisnis dengan brand sendiri, tentu konsep brand merupakan hal yang membutuhkan perhatian lebih. Konsep yang matang akan membedakan brand kita dengan brand lainnya di pasaran. Untuk memulainya, Anda bisa menentukan karakter desain yang ingin diterapkan pada brand. Jika Anda memiliki skill graphic design atau graphic artist, Anda bisa menentukan karakter desain sendiri. Jika Anda tidak bisa, Anda bisa menggunakan jasa graphic artist profesional untuk menentukan karakter desain pada brand Anda. Setelah itu, Anda perlu melindungi desain tersebut dengan perlindungan desain industri ke Dirjen Kekayaan Intelektual. Hal ini penting dilakukan agar karakter desain milik Anda tidak ditiru oleh orang lain. Tidak sampai di situ, setelah brand sudah jadi, Anda juga perlu mendaftarkannya ke Dirjen KI untuk mendapatkan hak atas merek pada brand Anda. Ingat, brand merupakan elemen yang penting dari suatu produk, pastikan Anda benar-benar memperlakukan brand Anda dengan benar.

3. Buat Logo

Setelah konsep brand ditentukan, langkah berikutnya adalah membuat logo. Tentunya logo yang dibuat harus mencerminkan karakter dari brand Anda. Logo berupa tampilan visual bisa membuat pengguna fashion item Anda berbangga, apalagi jika brand Anda sudah mulai sukses di pasaran. Untuk melihat apakah logo yang Anda buat bagus atau tidak, Anda bisa meminta pendapat dari orang-orang di sekitar Anda.

4. Merancang Pakaian

Langkah selanjutnya adalah merancang atau mendesain pakaian. Proses ini memang membutuhkan waktu, keahlian dan kreativitas agar menghasilkan barang yang berbeda dengan yang sudah ada di pasaran. Perhatikan baik-baik desain yang akan dibuat, mulai dari ukuran hingga warna pada setiap produknya. Dalam proses perancangan, kualitas jahitan juga harus diperhatikan. Pastikan jahitannya halus, rapi, dan nyaman dipakai. Jika tidak mampu melakukannya sendiri, Anda bisa menyerahkan proses menjahit ini kepada penjahit yang terpercaya.

5. Pemasaran

Memang terlihat membahagiakan ketika tumpukan bahan dan benang jahit yang terlihat rumit menjadi sebuah produk fashion. Tentunya tugas Anda tidak sampai di situ saja, kecuali jika Anda membuat produk tersebut untuk digunakan sendiri. Pemasaran merupakan proses pendistribusian terhadap produk yang Anda miliki. Untuk memasarkan brand fashion Anda, bisa melalui jalur online atau offline. Jika memilih opsi offline, tentunya lokasi yang Anda pilih harus strategis. Namun jika dirasa dengan cara offline memiliki jangkauan yang terbatas, terlebih jika Anda baru merintisnya, Anda bisa memanfaatkan teknologi internet untuk memasarkannya. Pemasaran online kini sudah sangat umum, Anda bisa membuka toko online atau memasarkannya melalui media sosial.

Memiliki bisnis fashion memang dambaan bagi sebagian orang terutama bagi mereka yang memiliki passion di bidang fashion. Di Indonesia, ada banyak sekali brand fashion lokal yang sukses di pasaran bahkan sudah ada yang memasuki ranah global. Brand-brand fashion lokal yang telah sukses ini, di antaranya:

The Executive

Sumber: The Executive

The Executive tentu bukan brand yang asing di telinga, terutama bagi mereka yang menyukai pakaian formal, seperti pakaian kerja. The Executive telah berdiri sejak tahun 1984 dan menjadi merek fashion lokal yang mampu bersaing dengan merek- merek asing. Seiring perkembangannya, The Executive tidak hanya hadir untuk pakaian formal, tetapi juga jenis pakaian lainnya. Saat ini, The Executive telah memiliki 60 toko dan 100 counter di department store terkemuka.

Esre Denim

Sumber: Esre Denim

Didirikan pada tahun 2009, Esre Denim merupakan merek fashion berbahan denim. Bisnis ini didirikan oleh dua anak muda yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa, yaitu Razka Pradana Ibrahim dan Akbar Sinungan. Perusahaan ini berproduksi di Tangerang dan berkantor di Mampang, Jakarta. Perbedaan merek ini dengan yang lainnya yaitu, Esre Denim menggunakan bahan yang berbeda, yakni bahan slub yang dianggap sebagai sesuatu yang unik.

Men’s Republic

Sumber: Men’s Republic

Men’s Republic merupakan brand fashion pria yang didirikan oleh Yasa Paramita Singgih pada tahun 2004. Awalnya, Men’s Republic hanya mengeluarkan produk sepatu, tapi kini Men’s Republic juga menjual beragam produk fashion lain, seperti sandal, jaket, tas, hingga pakaian. Brand ini sukses menjangkau seluruh Indonesia dan
12 negara lain di seluruh dunia. Yasa Singgih bahkan sempat masuk daftar majalah Forbes yang bertajuk 30 Under 30 Asia yang berisikan deretan anak muda Asia yang dinilai memiliki bakat wirausaha dan pemimpin muda yang menjanjikan.

Memiliki bisnis fashion bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan memiliki niat serta inovasi-inovasi baru agar sukses di pasaran. Keunikan yang diterapkan ke dalam produk fashion yang kita miliki menjadi pembeda dengan brand lainnya. Tapi jangan lupa untuk selalu mendaftarkan hak merek dan hak desain industri untuk melindungi produk Anda. Setiap rancangan fashion, merek, dan logo harus Anda daftarkan terlebih dahulu ke Dirjen Kekayaan Intelektual agar merek maupun rancangan Anda tidak ditiru oleh desainer lain. Jika sudah memiliki perlindungan merek dan desain industri, Anda bisa berinovasi semenarik mungkin untuk menghasilkan produk yang unik dan berbeda. Jadi, sudah tahu apa brand untuk bisnis fashion Anda?

Post a Comment